Bisakah orang asing pakai NISA? Panduan lengkap
Kesimpulan dulu: orang asing bisa membuka NISA
NISA tidak punya syarat kewarganegaraan. Siapa pun berusia 18 tahun ke atas (tepatnya: 18 tahun per 1 Januari tahun pembukaan) dengan alamat terdaftar di Jepang (juminhyo) bisa membukanya. Yang dibutuhkan bukan paspor, melainkan fakta bahwa Anda penduduk Jepang.
NISA baru secara ringkas (2024–)
- Kuota tsumitate (cicilan): ¥1,2 juta/tahun — reksa dana untuk investasi bulanan jangka panjang
- Kuota pertumbuhan: ¥2,4 juta/tahun — saham dan reksa dana
- Total maksimal ¥3,6 juta/tahun, batas bebas pajak seumur hidup ¥18 juta (kuota pertumbuhan maksimal ¥12 juta darinya)
- Bebas pajak tanpa batas waktu — pajak 20,315% atas capital gain dan dividen menjadi nol
Investasi ¥30.000/bulan dengan 5% selama 10 tahun menghasilkan sekitar ¥4,66 juta — tanpa pajak, semuanya milik Anda. 👉 Hitung sesuai kondisi Anda
Yang dibutuhkan untuk membuka
- Kartu izin tinggal (zairyu card) — dengan masa berlaku yang cukup (tiap sekuritas punya syarat: SBI dan Monex minta sisa 2+ bulan, Rakuten 3+ bulan — dicek Juli 2026)
- Pendaftaran penduduk (alamat di Jepang)
- My Number (kartu notifikasi atau kartu My Number)
- Rekening bank Jepang
Alurnya: pilih sekuritas → ajukan pembukaan rekening → pemeriksaan NISA oleh kantor pajak → atur investasi rutin. Perhatikan: cara pengajuan untuk orang asing berbeda tiap sekuritas. Di sekuritas besar seperti SBI dan Monex, orang asing tidak bisa mendaftar online dan rekening hanya bisa dibuka lewat pos (DMM Kabu pengecualian dengan pembukaan online — dicek Juli 2026). Saat meminta formulir pos, jangan lewatkan kolom status izin tinggal/warga asing — kalau terlewat, yang dikirim adalah formulir untuk orang Jepang dan Anda harus menelepon untuk minta set yang benar. Menyiapkan salinan kartu izin tinggal dan kartu My Number (dua sisi) akan mempercepat proses.
Pemeriksaan memakan 1–2 minggu kerja; siapkan 3+ minggu dari pengajuan sampai investasi benar-benar dimulai.
3 hal yang perlu diwaspadai orang asing
1. Jika ada kemungkinan meninggalkan Jepang
NISA khusus untuk penduduk Jepang. Begitu keluar dan menjadi non-penduduk, investasi baru tidak bisa dilakukan, dan perlakuan rekening berbeda tiap sekuritas (dari wajib tutup sampai boleh dipegang untuk jangka terbatas). Jika kepergian karena alasan tak terhindarkan seperti mutasi kerja, mengajukan keizoku tekiyo todokedesho sebelum berangkat bisa membuat Anda memegang aset sampai 5 tahun, tapi hanya sebagian institusi yang mendukung (Rakuten, Nomura, dll.) dan bagaimanapun tidak bisa membeli yang baru selama di luar negeri (dicek Juli 2026). Jika kepulangan dalam 1–2 tahun sudah pasti, pertimbangkan opsi yang lebih likuid daripada NISA. Sebaliknya, jika tanggal pulang belum jelas, menunda manfaat bebas pajak karena "mungkin suatu saat pulang" bisa jadi biaya peluang yang lebih besar.
2. Jika Anda warga negara AS atau pemegang green card
AS memajaki warganya atas penghasilan global, dan reksa dana Jepang digolongkan PFIC dalam hukum pajak AS dengan pajak yang berat. Pembebasan pajak NISA Jepang tidak diakui dalam perpajakan AS. Jika Anda wajib pajak AS, pertimbangkan dulu kanal yang mendukung pelaporan pajak AS seperti Interactive Brokers, bukan NISA sekuritas Jepang biasa.
3. Satu NISA, satu sekuritas
Rekening NISA hanya bisa dipegang di satu sekuritas per tahun. Bisa pindah nanti tapi prosesnya ribet, jadi pilih dengan hati-hati sejak awal. 👉 Perbandingan sekuritas untuk orang asing
Tanya jawab
T. Bisa buka tanpa bahasa Jepang yang lancar?
Sebagian besar sekuritas hanya berbahasa Jepang. Dukungan bahasa Inggris terbatas (parsial di Monex, Interactive Brokers), bahasa lain praktis tidak ada. Buka panduan NISA Japanizen sambil memproses.
T. Harus karyawan perusahaan?
Tidak. Tidak ada syarat penghasilan — mahasiswa (18+), ibu/bapak rumah tangga, dan wiraswasta bisa membuka.
T. Katanya ada sistem untuk mengambil kembali pajak saat pulang ke negara asal?
Itu bukan NISA — itu sistem pencairan sekaligus (dattai ichijikin) dari pensiun. 👉 Panduan lengkap pencairan sekaligus